Proyek Dinas Pertanian TA 2024 Diduga Masuk Kawasan Hutan Dan Asal Jadi, Begini Jawaban Kadis

banner 728x90

Kabarreskrim.net || Sumatera Utara

Pekerjaan Proyek yang disalurkan melalui dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diduga masuk kawasan hutan dan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau asal jadi.

Bacaan Lainnya

Pekerjaan proyek dinas Pertanian Tapsel ini ditemukan Wartawan saat turun ke lokasi menggunakan aplikasi Avenza Maps dengan perpaduan Peta Sumut 1076.

Hasil perpaduan Avenza Maps dan Peta Sumut 1076 menunjukkan titik koordinat dalam peta berada di zona warna kuning muda.

Berikut nama pekerjaannya :

Peningkatan Jln Aek gambir rodang, Kel. Simarpinggan, Kec. Angkola Selatan.

Nilai pagu Rp.200.000.000.

TA : APBD 2024.

Pelaksana CV Irfan Nauli – Alamat Desa Binanga, Kec. Marancar, Tapsel (Kab) Sumut.

Penandatanganan kontrak 1 oktober 2024, 00.00 – 10 oktober 2024, 23,59 wib.

Pembangunan Jln usaha tani Rabat Beton, Kel. Simarpinggan, Kec. Angkola Selatan.

Nilai pagu Rp.200.000.000.

TA : APBD 2024.

Pelaksana Napa Salak – Alamat Jln Sipirok-Tarutung, Desa Marsada, Kec. Sipirok, Tapsel (Kab) Sumut.

Penandatanganan kontrak 23 september 2024, 15.00 – 4 oktober 2024, 23.59 wib.

Dua titik pekerjaan di atas diduga mengabaikan UU tentang Kehutanan dan/atau UU tentang Cipta Kerja.

“Pantauan Wartawan pekerja mengaduk campuran semen dan pasir dengan cara manual tanpa menggunakan mesin molen,” ujarnya.

Selanjutnya, Pembangunan/Rehabilitasi jalan usaha tani Desa Sibong-bong, Kec. Angkola Selatan.

Nilai pagu Rp.100.000.000.

TA : APBD 2024.

Pelaksana CV Kiel Marbun Bersama – Alamat Jln teuku umar, Gg. Maruli Desa/Kel.Losung, Kec. P.Sidimpuan Selatan, Kota P.Sidimpuan, Sumatera Utara.

Penandatanganan kontrak 1 oktober 2024, 00.00- 10 oktober 2024, 23, 59 wib.

“Pekerjaan ini diduga tidak sesuai RAB dan asal jadi, karena kurangnya pengawasan sehingga pelaksana leluasa mengerjakan dengan asal – asalan demi meraup keuntungan besar tanpa memikirkan kwalitas,” ujarnya.

“Saat Wartawan turun melakukan investigasi terpantau bagian atas jalan rabat beton yang baru selesai pengerjaannya sudah seperti pasir dan banyak yang retak – retak, bahkan ada yang bagian bawahnya berlobang,” tambahnya.

“Ketiga pekerjaan Dinas Pertanian Tapsel diatas saat Wartawan kelokasi , Sabtu 12/10/2024 tidak ditemukan adanya Papan Plang Informasi Proyek di sekitar lokasi pekerjaan, padahal anggaran untuk itu tercantum dalam RAB,” jelasnya.

Dikonfirmasi Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tapsel Henry Hamdani Hsb melalui pesan WhatsApp (WA), guna meminta bantahannya terkait dugaan ini, Rabu (16/10/2024) kepada Kabar Reskrim.net mengatakan, sudah dikonfirmasi dengan penyedia untuk diperbaiki mana yg kurang dan pengawas kegiatan untuk dikawal pengerjaannya, kata Kadis Pertanian melalui pesan WA.

(Adi MH)

Pos terkait

banner 728x90